10 Penyebab PC mengalami ‘CRASH’ (Bagian 2)
Pada posting yang lalu telah disebutkan penyebab windows error, yaitu ‘Hardware Conflict’
Berikutnya, Penyebabnya adalah:
2. ‘Bad Ram’
Ram (random-access memory) ketika bermasalah akan menampakkan warna biru pada layar dengan pesan ‘berbunyi’ ‘Fatal Exception Error’. ‘Fatal error’ mengindikasikan ada perangkat keras yang bermasalah sangat serius. Terkadang juga berarti ada bagian yang rusak dan memerlukan penggantian.
Tetapi ‘fatal error’ yang disebabkan oleh Ram mungkin hanya disebabkan oleh ‘Chip’-nya yang tidak sesuai. Sebagai contoh, paduan 70-nanosecond (70ns) Ram dengan 60ns Ram biasanya akan memaksa computer berjalan dengan Ram pada kecepatan terendah. Inilah yang sering menyebabkan ‘crash’ pada mesin jika Ram terbebani (bekerja keras).
Satu jalan mengatasi masalah ini adalah masuk ke ‘BIOS setting’ dan menambahkan ‘wait state of the Ram’. Ini dapat menstabilkan kinerja Ram. Cara lainnya adalah memasang ‘chip’ Ram dengan timing yang sama pada ‘mainboard’ atau cabut salah satunya dari ‘mainboard’ tersebut. untuk Kemudian Saat memegang Ram cobalah untuk tidak menyentuh bagian koneksi yang berwarna emas dibagian bawah, karena bagian tersebut sangat mudah rusak.
Pesan ‘Parity error’ juga dapat disebabkan oleh Ram. Ram dengan Chip modern dapat berupa ‘parity (ECC’) maupun ‘non parity (non-ECC)’. Yang terbaik, kedua tipe Ram tersebut tidak dipasangkan secara bersamaan, karena dapat menyebabkan windows bermasalah.
Pesan ‘EMM386 error’ juga merupakan masalah dari memori tetapi tidak terkait dengan ‘bad Ram’. Masalah ini dipicu oleh adanya memori bebas yang sering terhubung dengan program-program yang bekerja pada Dos yang sudah lama.
Bersambung
